Jangan Ngebut! Ketahui Batas Kecepatan Sepeda Motor Saat Berkendara

Walau sudah diperingatkan berkali-kali, tetap saja banyak pengendara bermotor yang ngebut saat berkendara. Padahal, kebiasaan buruk ini tak hanya membahayakan nyawanya saja, melainkan juga pengguna jalan yang lain juga. Pemerintah sendiri telah mengatur batas kecepatan sepeda motor, berdasarkan jalan yang dilaluinya, untuk bisa dipatuhi. Simak informasinya berikut ini.

Pacu Kendaraan Sesuai dengan Batas Kecepatan yang Ditetapkan

Aturan tentang batas kecepatan dalam berkendara tertuang pada Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor PM 111 Tahun 2015. Sesuai dengan pasal 3 ayat 1 dan 2 di peraturan tersebut, batas kecepatan berkendara bisa dibedakan sesuai dengan kondisi jalan yang dilalui. Kondisinya meliputi jalan bebas hambatan, jalan antar kota, jalan di kawasan perkotaan, dan jalan di permukiman.

Pada jalan bebas hambatan, batas kecepatan paling rendah adalah 60 km/jam dan paling tinggi adalah 100 km/jam. Selanjutnya, jika Anda melalui jalan antarkota, batas kecepatan tertinggi adalah 80 km/jam. Batas kecepatan tertinggi jika melalui jalan perkotaan adalah 50 km/jam. Terakhir, jika melalui jalan di permukiman, batas kecepatan tertinggi adalah 30 km/jam.

Dalam kondisi umum, batas kecepatan tersebut bisa dipedomani sebagai acuan kecepatan dalam berkendara. Batas kecepatan tertinggi ini sendiri bisa mengalami perubahan di beberapa tempat, didasarkan atas beberapa pertimbangan penting. Bisa saja ada perubahan kondisi permukaan jalan atau meningkatnya frekuensi kecelakaan di jalan tersebut, yang membuat batas kecepatan tertinggi diturunkan.

Ancaman Hukuman bagi yang Melanggar Aturan Batas Kecepatan Berkendara

Pengendara motor yang kerap ngebut di jalan, sangat berpotensi menyebabkan kecelakaan. Besarnya risiko membuat penegak hukum pun tak main-main memberikan sanksi bagi siapa saja yang melanggar aturan yang berlaku. Pengendara motor yang melanggar aturan batasan kecepatan , diancam hukuman pidana kurungan paling lama hingga 2 tahun atau denda paling banyak Rp500.000.

Jika masih sayang dengan nyawa Anda, jangan sesekali mengebut saat berkendara. Patuhi aturan yang berlaku tentang batas kecepatan sepeda motor, sesuai dengan situasi jalan yang Anda lewati. Jangan sampai waktu Anda terbuang di penjara selama 2 tahun, karena terbiasa mengebut di jalan raya dan membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy